Menciptakan Dunia Pribadi

29 September 2009

Sudah beberapa hari belakangan ini Ngatemi setiap habis maghrib selalu merenung di sudut teras. Sengaja saya tidak pernah menanyakan apa masalah yang sedang mengganggu pikirannya. Ada rasa ngga enak untuk menegornya karena barangkali dia ingin menikmati kesendiriannya merenung entah tentang masa depannya atau tentang perjalanan hidupnya yang lalu.

Tapi saya agak terkejut ketika dia beranjak ke arah saya dan mengatakan, “Kangmas, saya pingin balik ke Jogja. Saya enda betah tinggal di Jakarta ini.” Dengan agak berhati-hati saya bertanya balik ke Ngatemi, “Memangnya kenapa koq enda betah di Jakarta sini diajeng?”

Artikel selengkapnya ada di sini:
Menciptakan Dunia Pribadi


Mitos 10 Persen Otak

25 September 2009

Otak manusia itu sangat kompleks. Selain mampu melakukan “aktivitas yang biasa”, ia juga membentuk konser yang menghasilkan berbagai kesimpulan dan solusi yang hebat. Ini adalah mata air dari semua perasaan manusia, perilaku, pengalaman serta penyimpanan memori dan kesadaran diri. Jadi, tidak mengherankan bahwa otak akan tetap menjadi misteri tersendiri.

Artikel selengkapnya ada di sini:
Mitos 10 Persen Otak


Jalan-Jalan

23 September 2009

Lebaran hari ke empat. Ngga jelas mau ngapain karena semua kegiatan jadi terhenti. Terpaksa kembali ke komputer, browsing. Halah… browsing itu mirip dengan merokok. Pekerjaan yang mubah, menghabiskan waktu, engga sehat, tapi tetap dijalankan.

“Lha mbok ndonga biar ngga kecanduan”, kata Ngatemi yang sejak tadi leyeh-leyeh di kanan atas layar. Ngatemi ini sudah saya boyong dari blognya KangTono kemarin.

Artikel selengkapnya ada di sini:
Jalan-Jalan


Allah

20 September 2009

ORANG sering menyembah Tuhan yang diperkecil. Maka berabad-abad yang lalu, di kota-kota yang berbataskan gurun, di mana langit luas dan malam dihuni cerita dan rahasia, para rasul datang memperingatkan. Mereka mengecam berhala. Mereka mengecam doa yang membayangkan Tuhan sebagai – jika kita pakai kiasan hari ini – seraut pohon bonsai.

Artikel selengkapnya ada di sini:
Allah


Lebaran, Makan Besar

20 September 2009

Hari Raya Idul Fitri, atau biasa disebut Lebaran, umumnya terkait dengan silaturahmi ke sanak saudara, tetangga, atau relasi kantor. Ada sebagian yang melengkapi tradisinya dengan bagi-bagi uang baru. Pemerintah tampaknya paham betul dengan tradisi ini, sehingga uang 2000-an edisi terbaru dikeluarkan beberapa saat menjelang bulan puasa.

Artikel selengkapnya ada di sini:
Lebaran, Makan Besar


Idul Fitri 1430H

18 September 2009

Idul_Fitri
Kepada seluruh pengunjung yang pernah mampir di sini, dan juga kepada seluruh blogger, saya mengucapkan Mohon Maaf Lahir dan Bathin.

Semoga kita dapat segera melupakan rasa sebel, benci, marah, dendam dan berbagai perasaan buruk kepada orang lain, yang secara sengaja maupun tidak sengaja telah berbuat sesuatu yang tidak menyenangkan bagi kita.

Memaafkan orang lain dari lubuk hati yang paling dalam, dibarengi dengan permohonan maaf yang tulus dan ikhlas,  jelas merupakah akhlaq yang sangat mulia.

Semoga Tuhan selalu menanamkan akhlaq mulia tersebut ke dalam hati kita semua. Amieen ya robbal alamieen.

Salam Persahabatan.


Menepati Janji

17 September 2009

Rini sangat kesal. Sudah berkali-kali dia ditelepon seseorang bernama Susi yang menawarkan suatu produk jasa kepadanya. Susi ini benar-benar bandel. Rini sudah bilang bahwa dia tidak perlu, eh tetap saja ditawari. Katanya, siapa tahu kalau suatu saat perlu. Rini bilang tidak punya uang, eh, dia mengatakan bahwa Rini boleh membayar sebagian dulu, tidak perlu langsung dilunasi.

Artikel selengkapnya ada di sini:
Menepati Janji


Hikmah Lailatul Qadar

16 September 2009

calligraphy54Oleh: Abd A’la
Guru besar dan pembantu rektor 1 Bidang Akademik IAIN Sunan Ampel Surabaya

Dalam sepuluh hari terakhir Ramadan seperti saat ini umat muslim biasanya mulai meningkatkan frekuensi dan intensitas ibadah mere­ka. Pada hari-hari itu, mere­ka kian mem­perbanyak salat ma­lam, berlama-lama dalam berdoa, dan berusaha sesering mungkin mengkhatamkan Alquran.

Artikel selengkapnya ada di sini:
Hikmah Lailatul Qadar


Realitas Spiritual

16 September 2009

Saya mendapatkan email ini dari salah satu mailing list langganan saya. Semula saya pikir email ini hanyalah email standar yang menawarkan produk dengan bahasa yang berbunga-bunga agar saya tertarik untuk membelinya. Sudah hampir saya tekan tombol “trash” ketika mata saya tertuju pada beberapa kalimat pembukanya yang agak berbeda. Agak penasaran, saya lanjutkan lagi membacanya. Ternyata isinya cukup menarik.

Artikel selengkapnya ada di sini:
Realitas Spiritual


I See You – Sawa Bona

14 September 2009

namaste_sanskrit_thumb I See You
oleh William Frank Diedrich

Sawa bona! Itu berarti “Saya melihat Anda.” Dalam Fifth Discipline Fieldbook, Peter Senge menulis tentang penggunaan ucapan penting ini di Afrika Selatan. Jika seseorang berkata kepada Anda: “Sawa bona,” Anda menjawab: “Sikhona” yang berarti “Saya di sini.” Dr Senge menuliskan bahwa urutan pertukaran itu penting. Sampai kemudian Anda melihat saya, saya sebelumnya tidak pernah ada. Seolah-olah dengan melihat saya, Anda membawa saya dari tiada menjadi ada.

Artikel selengkapnya ada di sini:
I See You – Sawa Bona


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 31 other followers