22 July 2010
Kemarin kawan saya yang bekerja di kilang milik salah satu BUMN sempat berkisah, “Mas Lamb, dulu pernah ada manajer di kantor pusat Jakarta yang sempat salah jalan. Dia itu orangnya pandai dan kinerjanya bagus. Sayangnya dia lalu korupsi. Sayangnya lagi, korupsinya terlacak dan dia harus menjalani proses klarifikasi internal.”
“Oh, sayang ya, padahal dengan bekerja normal saja, sukses sudah di depan mata”, sahut saya.
“Mau tahu mas, apa hukuman yang dia terima?”, lanjut kawan tadi.
Artikel selengkapnya bisa baca di sini:
Hukuman Yang Nikmat
Like this:
Be the first to like this post.
9 Comments |
Kehidupan, Renungan, Spiritual | Tagged: fesbukan, hukuman, ngeblog, reward and punishment |
Permalink
Posted by Lambang MH
06 May 2010
Pada sebuah jamuan makan malam antara Leonardo Boff, pendiri Theology of Freedom, dengan Dalai Lama, Boff mengajukan pertanyaan kepada Dalai Lama, “Your Holliness, apakah agama yang terbaik?” Boff berpikir bahwa dia akan mendapatkan jawaban “The Tibetan Buddhism” atau “The oriental religion, yang jauh lebih tua dari agama Kristen”.
Ternyata Boff salah duga. Dalai Lama termenung sejenak, dan menjawab dengan tersenyum, “Agama yang terbaik adalah agama yang bisa mendekatkan Anda dengan Tuhan Anda. Agama yang bisa membuat Anda menjadi manusia yang lebih baik.”
Artikel selengkapnya bisa baca di sini:
Agama Terbaik
Like this:
Be the first to like this post.
46 Comments |
Kehidupan, Renungan, Spiritual | Tagged: agama terbaik, bersumber dari pikiran, Dalai Lama, tibetan buddhism |
Permalink
Posted by Lambang MH
25 February 2010
(image source: alkalima.com)
“Serupa dengan seluruh isi alam ini,
adamu adalah sama seperti tiadamu.”
Ibnu Athaillah al-Sakandari
Like this:
Be the first to like this post.
23 Comments |
Renungan, Spiritual | Tagged: ada dan tiada, Ibnu Athaillah al-Sakandari |
Permalink
Posted by Lambang MH
24 January 2010
Pada tahun 2002, Lembaga survey Pew Global Attitude Project telah mengadakan survey yang meneliti hubungan antara kemakmuran negara dengan sikap keberagamaan mereka.
Selain itu, ada satu survey lagi yang mencoba membuat korelasi antara IQ dan Religion. Grafik tersebut dihasilkan dari penggabungan data sikap keberagamaan dari sekitar 40 negara, dengan data IQ global yang diambil dari buku IQ and The Wealth of Nations oleh Richard Lynn dan Tatu Vanhanen.
Artikel selengkapnya bisa baca di sini:
IQ dan Agama
Like this:
Be the first to like this post.
40 Comments |
Informasi, Kehidupan, Spiritual | Tagged: IQ, PEW Survey, religion |
Permalink
Posted by Lambang MH
12 January 2010
Malaikat memiliki beberapa peran yang cukup penting dalam tradisi Yahudi-Kristen dan Islam.
Malaikat yang digambarkan pada adegan kelahiran Yesus yang sering dijumpai pada berbagai lukisan di seluruh dunia, secara anatomi adalah cacat, menurut seorang ilmuwan yang mengklaim bahwa mereka tidak akan pernah bisa terbang.
Seorang ahli biologi terkemuka telah membandingkan fisiologi spesies yang bisa terbang dengan gambar makhluk spiritual dan mitos dalam seni – dan menemukan bahwa para malaikat dan peri yang duduk di atas pohon Natal itu tidak mungkin bisa naik ke sana dengan kemampuannya sendiri.
Read the rest of this entry »
Like this:
Be the first to like this post.
19 Comments |
Informasi, Islam, Renungan, Spiritual | Tagged: angel, Atid, cherubs, demons, fairies, Israfil, Jibril, malaikat, peri, putti, Raqib, sangkakala, sayap malaikat, setan, terompet |
Permalink
Posted by Lambang MH
02 January 2010
Lagi jalan-jalan ke forum kapanlagi.com, ternyata menemukan postingan dari Mbah Bathara Narada tentang ajian Jaran Guyang, yang diberi disclaimer sebagai berikut: “Mantram ini adalah untuk kepentingan hiburan semata. Bathara Narada dibebaskan dari tanggung jawab akibat penyalah-gunaan mantram ini. Semua orang / pihak yang membaca thread ini dianggap menyetujui disclaimer ini.“
Read the rest of this entry »
Like this:
Be the first to like this post.
10 Comments |
Informasi, Renungan, Spiritual | Tagged: laku, mantram, musyrik |
Permalink
Posted by Lambang MH
26 December 2009
Pada beberapa scripture disebutkan bahwa kiamat pasti akan terjadi dan tidak dapat diramalkan kapan waktunya. Hanya disebutkan beberapa tanda-tanda akan terjadinya kiamat, diantaranya adalah munculnya Imam Mahdi. Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah, apakah kiamat itu merupakan hancurnya seluruh alam semesta ini atau hanya punahnya peradaban yang ada saat ini, dan hanya menyisakan beberapa makhluk (manusia dan hewan) yang nantinya akan berkembang biak sampai mirip dengan peradaban yang ada sekarang ini.
Barangkali ada teman-teman yang memiliki informasi itu, entah dari scripture maupun imajinasi, persepsi dan halusinasi pribadi, baik yang bisa dipertanggungkan jawabkan referensinya maupun yang tidak, silahkan berbagi pendapat melalui kolom komentar.
Ditunggu ya…
Like this:
Be the first to like this post.
50 Comments |
Alam Semesta, Renungan, Spiritual | Tagged: apocalypse, kiamat |
Permalink
Posted by Lambang MH
23 December 2009
Hampir 99% orang salah menjawab pertanyaan pada kisah pendek ini.
Ada sepasang kekasih yang sedang naik bus dalam perjalanan yang memasuki daerah pegunungan. Di tengah jalan, sepasang kekasih ini memutuskan untuk turun karena keindahan alam di tempat itu sangat memukau. …..
Artikel selengkapnya ada di sini:
Samudera Kasih
Like this:
Be the first to like this post.
52 Comments |
Informasi, Kejawen, Renungan, Spiritual | Tagged: cinta, kasih, Kejawen, koheren, meditasi, yoga |
Permalink
Posted by Lambang MH
22 December 2009
Oleh: Emha Ainun Nadjib, 20 Nov 2009
Andaikan makhluk yang bernama “fatwa” sudah sejak dulu menemani bangsa Indonesia, tentu masyarakat kita menjadi terbiasa ‘bergaul’ dengannya, sehingga tidak mudah ‘uring-uringan’ seperti yang hari-hari ini terjadi.
Artikel selengkapnya ada di sini:
Rekor Masuk Neraka
Like this:
Be the first to like this post.
52 Comments |
Clipping, Islam, Kemanusiaan, Renungan, Spiritual, Syari'at | Tagged: fatwa, halal, haram, makruh, sunnah, wajib |
Permalink
Posted by Lambang MH
09 December 2009
Artikel Kliping.
Oleh: Goenawan Mohamad
Hidup dengan janji berarti hidup dalam iman, tapi bukan iman pada Tuhan yang telah selesai diketahui. Ini iman dalam kekurangan dan kedaifan-ikhtiar yang tak henti-hentinya, sabar dan tawakal, karena Tuhan adalah Tuhan yang akan datang, Tuhan dalam ketidakhadiran.
Atheisme dimulai dengan kesulitan bahasa. Dan, jika kita membaca buku Christopher Hitchens, God is Not Great, kita akan tahu: ada juga salah sangka.
Artikel selengkapnya ada di sini:
Tentang Atheisme dan Tuhan yang Tak Harus Ada
Like this:
Be the first to like this post.
29 Comments |
Clipping, Filsafat, Pencerahan, Renungan, Spiritual | Tagged: al-ghazali, alain badiou, derrida, heidegger, meister eckhart, nurcholis madjid, paul tillich, slavoj zizek, teisme, teologi |
Permalink
Posted by Lambang MH