Halaman Introspeksi

21 March 2009

Ternyata besok saya harus segera berangkat ke luar Jawa. Masuk ke pedalaman. Jauh dari keramaian dunia, jauh dari televisi, pasar, apotik, dan juga jauh dari jaringan broadband dan 3G. Yang ada hanya warung-warung kecil dan jaringan GPRS yang ogah-ogahan. Komunikasi lewat email tetap masih bisa dilakukan walaupun dengan quota yang terbatas. Dengan adanya kenyataan ini, mau tidak mau, kegiatan browsing dan blogging terpaksa dihentikan untuk sementara. Tidak mungkin bisa aktif berselancar dengan hanya mengandalkan fasilitas GPRS.
Read the rest of this entry »


Wawancara Eksklusif: Buddha Bar!

19 March 2009

Pagi ini saya harus melakukan wawancara dengan mbak EQ selaku kuasa pemilik Buddha Bar yang akhir-akhir ini sedang menjadi berita besar. Jadwal wawancara sudah disepakati kemarin, antara saya sebagai wartawan dari Tabloid Sunan Kuning dengan Mbak EQ selaku kuasa dari pemilik Buddha Bar.

Jam tujuh pagi saya sudah berangkat menuju lokasi wawancara, di Buddha Bar Jakarta Pusat. Saya tiba sepuluh menit sebelum jadwal. Ternyata mbak EQ sudah sampai lebih dulu.

Read the rest of this entry »


The Five Tibetan Rites

17 March 2009

Pada tahun 1939, sebuah buku kecil berjudul “Ancient Secret of the Fountain of Youth” diterbitkan. Ditulis oleh Peter Kelder. Buku ini menceritakan tentang seorang militer tua dari Inggris, Kolonel Bradford, yang terdampar di Tibet pada tahun 1920. Selama 10 tahun berada di Tebet Tibet, beliau mempelajari gerakan semacam olahraga yang dapat digunakan untuk mempercepat peremajaan sel. Latihan ini disebut The Five Tibetan Rites.

Read the rest of this entry »


Sate Sandal atau Sate Kelabang

15 March 2009

Kalau Anda diberikan dua pilihan, ditraktir Sate Sandal atau Sate Kelabang, pasti jawabannya: Ugh, gila loe! Masak suruh makan sandal ato kelabang!

Tapi masalahnya akan jadi lain kalau Anda “diwajibkan” makan salah satu, dengan resiko jauh lebih besar dan lebih berat kalau menolak. Misalnya di bawah todongan pistol di kepala.

Sel abu-abu di kepala Anda langsung bekerja. Kalau sandal, jelas ngga ada rasanya. Sudah pasti alot. Tapi ini akan jauh lebih aman daripada makan kelabang. Kelabang kan biasa di tempat lembab, comberan, WC. Hiidiih, nggilani.

Read the rest of this entry »


Komposisi Kehidupan

12 March 2009

Komposisi kehidupan ini terdiri dari: 10% kehidupan dibuat oleh hal-hal yang terjadi terhadap kita. 90% kehidupan ditentukan oleh bagaimana kita bereaksi/ memberi respon.

Kita sungguh-sungguh tidak dapat mengontrol 10% kejadian-kejadian yang menimpa kita. Kita tidak dapat mencegah kerusakan mobil. Pesawat mungkin terlambat, dan mengacaukan seluruh jadwal kita. Seorang supir mungkin menyalip kita di tengah kemacetan lalu-lintas. Kita tidak punya kontrol atas hal yang 10% ini.

Read the rest of this entry »


Sang Guru

12 March 2009

Seorang pemuka agama – kita sebut saja si Guru – terbang ke Afrika untuk membawa misi agamanya. Kulitnya putih dan pakaiannya rapi. Di Afrika itu ia mengajarkan hal-hal yang positif sesuai dengan jaman sekarang. Misalnya, ia berulang kali berkhotbah “mandilah dua kali sehari”, “jangan berbohong”, “jangan berzinah”, “jangan bermain ‘kuda-kudaan’ dengan yang bukan istrinya”. Dan seterusnya. Karena penampilannya yang bersih dan rapi, ajarannya pun diterima oleh kaum afrika keriting hitam itu.

Read the rest of this entry »


Belajar Kepada Majelis Setan

10 March 2009

Forum Bangbang Wetan pada 27 Oktober 2007 mengangkat tema “Belajar kepada Majlis Setan”. Rasulullah Muhammad SAW punya anjuran termasyhur “Carilah ilmu sampai ke negeri Cina”. Itu titik berangkat. Yang beliau maksud mestinya tak hanya territorial geografis, tapi juga berbagai-bagai wilayah dan dimensi.

Read the rest of this entry »


%d bloggers like this: