Dimensi ke Empat

28 July 2009

hypercubeAgak penasaran setelah membaca komen di salah satu blog teman yang bertema spiritual, yang berargumen tentang dimensi ke empat. Setelah Googling kesana-kemari akhirnya terjawab sudah rasa penasaran itu.

Artikel selengkapnya ada di sini:
Dimensi ke Empat


Cinta Buta

26 July 2009

Beberapa tahun yang lalu saya ikut ambil bagian dalam “blind walk”. Dengan syal menutupi mata saya, saya telah dituntun dalam keheningan naik menuju perbukitan batu yang sempit. Saya tidak tahu siapa yang menuntun saya, bahkan juga jenis kelaminnya. Satu-satunya kontak adalah tangan yang memegang lengan saya, yang dengan hati-hati menuntun saya, menunjukkan dimana saya perlu untuk melangkah ke atas batu, atau menyeberangi sungai kecil yang mengalir di bawah bukit.

Artikel selengkapnya ada di sini:
Cinta Buta


Di Balik Pengeboman – Sebuah Introspeksi

23 July 2009

Beyond The Bombing: An introspection
Anand Krishna, Jakarta | Tue, 07/21/2009 2:28 PM | Opinion

Beberapa saat setelah pengeboman di JW Marriott dan Ritz-Carlton hari Jumat lalu, juru bicara kepresidenan Andi Malarangeng menyampaikan keprihatinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui televisi, dan mengatakan bahwa Presiden ingin segera mengunjungi lokasi, tetapi karena hari itu adalah hari Jum’at dan sudah mendekati waktu sholat, maka kunjungan akan ditunda sampai dengan selesai sholat Jum’at.

Some time after the JW Marriott and Ritz-Carlton hotels were bombed last Friday, presidential spokesman Andi Malarangeng conveyed President Susilo Bambang Yudhoyono’s concerns on television, and said the President intended to visit the site immediately, but since it was “Friday, and almost prayer time”, the visit would be postponed until after the prayers.

Read the rest of this entry »


Menghilangkan Rasa Bersalah

15 July 2009

Dalam mengarungi kehidupan ini terkadang kita mengalami berbagai rasa bersalah. Entah itu rasa bersalah kepada tetangga, teman kantor, teman maya, teman Facebook, teman blogging ataupun anggota keluarga.

Menurut terapi Gestalt (Wikipedia – Gestalt Therapy), rasa bersalah merupakan kebencian yang diarahkan tehadap dirinya sendiri. Rasa bersalah merupakan perasaan yang paling sia-sia dan salah satu perasaan yang paling merusak yang dapat kita miliki. Oleh karena itu, jika Anda memukuli diri Anda sendiri dengan rasa bersalah, tanyailah diri Anda sendiri dengan pertanyaan-pertanyaan “Siapakah yang akan saya pukuli seandainya memungkinkan?” “Mengapa saya marah kepada orang itu?”

Kerapkali Anda akan menemukan bahwa secara tak sadar Anda marah karena dengan cara tertentu Anda telah membiarkan orang itu menjebak Anda dalam kenyataan mereka, untuk memanipulasi Anda hingga memenuhi berbagai harapan mereka, barangkali untuk memikul tanggung jawab atas mereka.

Read the rest of this entry »


%d bloggers like this: