Ternyata Gambar Bisa Menciptakan Enerji Positif

Pada waktu saya pertama kali melihat simbol-simbol Reiki dan mendapatkan informasi bahwa setiap simbol tersebut memiliki makna dan manfaat yang berbeda-beda, saya pikir saya sudah masuk dalam pengaruh dogma aliran Reiki.

.
.
.

Artikel selengkapnya bisa baca di sini:
Ternyata Gambar Bisa Menciptakan Enerji Positif

About these ads

61 Responses to Ternyata Gambar Bisa Menciptakan Enerji Positif

  1. m4stono says:

    baru tahu yah cuciaan deh lu, makanya jangan kebanyakan persepsi :mrgreen:

    kalo gambar memang iya, tapi jangan lupa bunyi2an juga lho, contohnya kalo ndengerin musik2 gending sekaten kita bisa ekstase kamsudnya ketiduran, kalo ndengerin sepultura bisa jingkrak2 bahkan menjadi bersemangat hingga kebablasen

    contoh empiris dari bunyi2an thd air adalah percobaan dari pak emoto yg membisikkan air dgn kata2 cinta maka partikel air menjadi kristal heksagonal yg sangat indah bahkan air gak ngerti bahasa jepang, lho kok bisa? karena gelombang afirmasi doa dari otak nyambung dgn partikel air, kalo airnya dipisuhi ya jadinya partikel molekulnya jadi acak adut gak karuan, bahkan juga kalo air itu ditempelin tulisan2 cinta juga berlaku demikian, karena prinsipnya ya itu tadi, afirmasi….

    kalo mas lambang sering jln2 di forsup kaskus, kalo peka akan merasakan berbagai energi bersliweran, biasanya ya agak2 mual dikit, atau pusing2, maklum banyak yg iseng2, ya mungkin dgn gambar yg warna warni tu moga2 bisa ditangkal, sebab keknya yg gambar itu tadi bebas dari afirmasi mungkin itu karena ada khodamnya, harus segera di ruqyah supaya kelura jinnya :mrgreen:

    • Kalau yang Emoto itu sih udah denger lama. ;)
      *melu-melu*

      Tahun 1999 Emoto menyelidiki pola molekul kristal kalau diberi pengaruh afirmasi dan kekuatan pikiran. Gambarnya ngga kasat mata, harus pakai mikroskop.

      Kalau yang ini lebih kuno dari penemuan Emoto (1995), ngga pakai afirmasi sama sekali dan bisa dibuktikan sendiri. Ngga ada keterlibatan afirmasi atau emosional sang pengamat dalam uji coba ini. Boleh dicoba dengan kristal lain yang difoto sendiri tanpa prasangka atau afirmasi apapun. :)

      Soal bunyi-bunyian itu, jelas ada keterlibatan emosional dengan sang pendengar. Ada yang suka gending, ada yang suka lagu India, ya bebas lah tapi tetep ada persepsi dan imajinasi yang bermain. Kalau saya denger gending ya malah ngantuk.

      Kalau soal yang Kaskus itu, saya belum pernah ngalami, mungkin karena di depan komputer saya taruh empat buah Orgonite super yang diisi peluru perak. :mrgreen:
      *halah, koq seperti mau duel dengan drakula*

      • m4stono says:

        Soal bunyi-bunyian itu, jelas ada keterlibatan emosional dengan sang pendengar

        gak selalu juga tuh :mrgreen: kan udah ada penelitian kalo tanaman dikasih bunyi2an musik klasik maka menghasilkan buah yg lebih lebat dan enak, padahal musik klasik ala mozart pake instrumen semua tidak ada vokalnya, kalo yg ini bukan pak emoto, wah keknya master bocor alus ada yg lupa tuh :mrgreen: kaaabuuuuuurrrrr ndak diplintheng

      • Wah, saya baru tahu kalau bunyi-bunyian bisa mempengaruhi kesuburan tanaman.
        *cucian deh gw*

        Yang saya tahu, niat si pengamat untuk menyayangi tanaman itu yang membuat tanaman jadi subur. Niat menyayangi ini bisa dengan musik, merawat baik-baik, dielus-elus, diafirmasi dsb.

        Tapi perlu juga tuh dibuat eksperimennya. Buah Salak dikasih musik Mozart, siapa tahu bisa berubah jadi buah Pir. Kan Mozart ngga makan Salak. :D

        Kalau yang eksperimen di artikel ini, bisa dicoba dengan disamarkan untuk menghilangkan afirmasi. Print 1 lembar yang ada gambarnya dan 3 lembar kosong. Terus diputer-puter sampai ngga tahu lagi mana yang ada gambarnya. Taruh empat-empatnya di bawah empat gelas. Hasilnya tetep akan sama. :)

      • m4stono says:

        kalo soal bunyi2an sih prinsipnya gampang mas…halah….kan kalo bunyi itu bervibrasi secara baik dan teratur dgn partikel2 molekul si tanaman ya hasilnya juga baik, saya kira juga begitu terjadinya dgn air, kalo pancaran pantulan gelombang cahaya atau gelombang2 lainnya bisa mempengaruhi air, lha mengapa bunyi2an tidak? hihihihi ampun romo lambang, ndak dikiro keminter :mrgreen:

      • hasil riset terakhir, DNA bisa diubah dengan bunyi-bunyian. Dulu saya pernah denger ada pengobatan Chiropractic yang bisa mengobati tulang punggung yang bengkok dengan pukulan lunak dari batang bambu kecil-kecil yang diikat. Tak pikir penghusada itu rada edan. Eh ternyata bunyi yang ditimbulkan oleh gropyokan bambu itu bisa mempengaruhi tulang punggung yang mengsle.

        Mangkanya harus punya Orgonite satu set, minimal bisa untuk menangkal HAARP, ELF, subconsious mind control dan lain-lain. :)

        Kalau ke oom kyai atau oom ustadz kan repot, udah disuruh wiridan ribuan kali, masih ditambah ongkos beli bahan dan ongkos kerja (seperti penjahit spiritual). Kalau ke simbah lain lagi, malah harus pakai disembur susur segala. Mana susurnya yang udah dua hari ngga di-update lagi… :mrgreen:

  2. Kun Si says:

    Ah, musyrik, mending sajadah aja gw letak ke hape hehehehehehehe

  3. sikapsamin says:

    …surah An-Nuur ayat 24 (QS 24:24)…dst…
    Kalau gambar saja bisa “berbicara”, apalagi anggota badan…..
    _______________________________________

    saya mengimajinasikan seseorang dg istri/selir sebanyak 41, meninggal, (ini imajinasi).., kira2 anggota badan “yg paling sibuk bersaksi”…yang mana ya?

    Kembali ke Lap-Top…
    Panca-Indera kita katanya memang sbg “resonator” yg memiliki spesifikasi spektrum frekwensi sendiri2 dan selalu siap menerima frekwensi alam-semesta yg spektrumnya tak terhingga. Sementara Indera ke-6, adalah semacam CPU/komposer dari kelima indera yg tadi.
    Ref.: http://en.wikipedia.org/wiki/Electromagnetic_Spectrum

    Mas Lambang,
    Kalau berminat/tertarik, coba Google Image dg kata kunci ‘Color Harmony Wheel’, hasilnya ada ada cakram utk kontemplasi/meditasi…

    Soal MMS yg mengandung energi-negatip, mingturut pakar ‘santet’ Ki Gendheng Pamungkas (dlm suatu acara dialog-TV), katanya orang2 dg karakter bocor-alus, beliau menyatakan ‘angkat-tangan’ alias sangat sulit ditembus energi-negatip. Ini kata beliau…

    Salam…Resonansi

    • Kalau yang beristri 41 itu sudah jelas anggota badan mana yang bersaksi. :)

      Electromagnetic Spectrum dan Color Harmony Wheel itu bagus mas, bisa untuk bahan artikel berikutnya. *hiks* ;)

      Mas Gendheng bin Gemblung itu sepertinya bener. Orang-orang yang bocor alus tidak terikat pada dogma apapun. Pikirannya penuh dengan imajinasi dan persepsi yang rada logis dan ilmiah. Mangkannya acara Harry Panca itu gagal waktu mendatangkan orang bule sebagai bintang tamu. Si bule itu sama sekali tidak terpengaruh dengan lokasi angker seperti apapun, karena dia ngga punya mindset seperti itu sejak bayi. Yang gampang disantet itu kan orang-orang peragu dan ngga punya keyakinan apapun. Lihat asep disangka gendruwo. Lihat bayangan berkelebat disangka jin lagi lewat. :)

      Kalau saya begitu lihat ada bayangan berkelebat langsung ambil pedang, pasang masker dan menerapkan ginkang lompat ke atas atap sambil mindhik-mindhik. :mrgreen:
      *halah… kebanyakan baca Kho Ping Hoo*

      • sikapsamin says:

        Lha…mindhik-mindhik diatas atap, kalau ketahuan siskamling…bisa gègèr satu-RW…..
        hihihi…meditasinya pakè color-harmony…éééh malah diteriaki… Color-Ijo…Color-Ijo…Color-Ijo…

        *kaciaaan…pecandu Kho Ping Ho*

  4. lovepassword says:

    wah perlu diuji juga nih..kalo fotoku yang dimasukkan kulkas jadi airnya positif atau negatif..Jangan2 semua keracunan..gaswat…

    • Hehe… perlu itu. Diperkecil terus di-tiling berkali-kali mas. Konon efeknya jadi berlipat ganda.

      Yang satu foto lagi sendirian, yang satu lagi foto dengan pasangannya. Bisa untuk mendeteksi apakah pasangan kita cocok atau tidak…. :D
      *halah, ngawur*

      • sikapsamin says:

        Bisa-bisa kulkasnya ikut bocor-alus, malah esnya cair semua…

        hihihi…mbulayuuu

  5. Gendrayana says:

    tiap molekul atau mungkin juga atom punya frekwensi getar. seperti suara auman harimau itu konon frekwensi getarnya sama dengan molekul jantung beberapa hewan dan manusia. karena itu auman harimau bisa bikin jantung berdebar-debar gak keruan.

    http://en.wikipedia.org/wiki/Molecular_vibration

    • sikapsamin says:

      Whuuahh…kalau soal jantung berdebar, menurut saja tidak hanya auman harimau. Itu betul, tapi ada yang lebih mendebarkan jantung bahkan tanpa suara, misalnya lirikan-mata, senyuman atau senggolan…

      *hihihi…mbulayuuu mengko dibalang sandal mas Gen*

    • Jalur getarannya beda mas. Kalau yang harimau itu dari telinga turun ke jantung, kalau yang dimaksud mas Samin itu dari mata turun ke Cakra Dasar yang ikut bergetar juga. :D

  6. Gendrayana says:

    A molecular vibration occurs when atoms in a molecule are in periodic motion while the molecule as a whole has constant translational and rotational motion. The frequency of the periodic motion is known as a vibration frequency.

  7. sikapsamin says:

    @ All

    Btw…dari diskusi2 diatas plus dua sumber Wikipedia (dari mas Gen & saya) secara empiris benar/terbukti, dalam benak saya muncul ‘asumsi’ yang akhirnya meresap dlm batin menjadi ‘keyakinan’…bahwa semua frekwensi/getar/vibrasi di Alam-Semesta ini PASTI ADA GENERATOR/SUMBERNYA. Yang akhirnya disebut Allah, God, Hyang Murbeng Dumadi, Tuhan dsb.

    Kalau begitu…Keyakinan adalah Asumsi-Logika yang termemory dalam batin…

    *mbuhlah…bener gak imajinasiku iki*

    • Kalau menurut imajinasi saya, ngga ada konsep “pencipta dan ciptaan” atau konsep “generator dan vibrasi”. Tuhan tidak mencipta, tetapi mengubah bagian kecil dari diriNya menjadi alam beserta seluruh isinya.

      Kalau menurut pola pikir manusia, untuk bisa mencipta perlu adanya bahan baku dan ruangan untuk tempat ciptaan tersebut. Padahal menurut kitab tidak ada sesuatu apapun selain Dia (termasuk bahan baku dan ruangan tadi). Lha kalau menurut pola pikir Tuhan ya ngga tahu gimana.

      Nah, konsep ini sejalan dengan konsep Kejawen, “aku iki sopo”, “aku iki dudu sopo-sopo”… lha terus kowe kuwi opo… yo embuh… :D

      Di konsep Islam juga dikenal konsep “Tuhan lebih dekat dari urat lehermu”, dan “masjid itu ada dalam dirimu”. Padahal dalam diri kita ada juga bahan baku pengisi WC dan semua kenajisan. Jadi paradoks kalau mikirnya dikait-kaitkan ke WC itu. :)

      Jadi kesimpulannya, kita ini adalah “Tuhan-Tuhan kecil” yang harus melakukan dharma sejalan dengan maunya Tuhan Yang Maha Besar itu. “Tuhan kecil” ini bisa menjadi Maha Bijaksana bisa juga menjadi Maha Dursasana, tergantung arahnya mau ke mana. ;)

      Tapi yah itu tadi hanya sudut pandang saya yang bisa beda dengan pendapat orang lain. Bebas saja koq. :mrgreen:

      • sikapsamin says:

        …Jadi kesimpulannya, kita ini adalah “Tuhan-Tuhan kecil” yang harus melakukan dharma sejalan dengan maunya Tuhan Yang Maha Besar itu.
        …Padahal dalam diri kita ada juga bahan baku pengisi WC dan semua kenajisan. …
        _______________________________
        lha…jadi Tuhan Yang Maha Besar itu, bahan baku pengisi WC dll, seberapa besar ya?!?

        *kok…bingung dot com*?!

      • Kalau itu tergantung persepsi dan imajinasi masing-masing. Bisa sak hohah… bisa sak gaban… bisa sak cuwil thil… hehe… :D

  8. Gendrayana says:

    jiwa adalah tuhan bagi raga; sukma (ruh) adalah tuhan bagi jiwa. kok larinya ke tuhan lagi… muahahaha :cool:

    • Sebetulnya kalau disusun, urutan penjelmaan Tuhan itu bisa begini:
      Otak -> Makanan -> Kerja -> Duwit… balik lagi ke otak. Soal manembah dan manunggal itu hanya sisipan kebutuhan spiritual di antara siklus itu tadi.
      Kalau siklus itu terputus, dijamin Tuhan hanya dibutuhkan untuk curhat, mohon agar siklusnya tersambung lagi. Konon. :)

  9. Filar Biru says:

    baca2 dulu

  10. ajeng says:

    Mungkin hampir sama dengan janin dalam kandungan yg bereaksi kala diperdengarkan musik ya? *haduh, nyambung apa enggak ya*

    Salam ^_^

    • Bener sekali itu mbak.
      Mangkanya bayi akan terlahir agak dongo kalau bapak dan ibunya sering berantem waktu masih dalam kandungan. Sepertinya sang bayi itu bisa mendengar suara ribut-ribut di luar dan bisa merasakan enerji apa yang ada disekitarnya. :)

      • sikapsamin says:

        Gambar/rajah/tattoo dan suara(musik) pengaruhnya kpd janin bayi..?!?
        _______________________________
        konon sekarang banyak cèwèk2 pasang tattoo diseputar perut/pusar, bunga/tokoh-idola/simbol-horoscope sementara musik yang luas beredar dangdut-koplo…lha nasib sang bayi nanti kalau lahir gimanaaa…?

        tattoonya scorpio, musiknya dangdut-koplo…kok nggegirisi keknya…

      • Ora ngono mas. Kalau gambar belum ada risetnya, tapi kalau bunyi musik atau suara pertengkaran bapak ibunya sudah ada risetnya. Udah lupa alamatnya di mana.

        Lha kalau orang tuanya seneng dangdutan ya pasti nurun ke anaknya. Kan udah ada contonya, seperti KangTono yang suka gending dan gamelan itu. :)

      • Gendrayana says:

        gambar udah gak butuh riset deh. gambar bisa berpengaruh pada psikologi manusia yg melihatnya. tanya aja tuh kyai ngowoh.. *kabuuur*

  11. ngabehi says:

    Mas Lambang saya punya temen, dan temen saya ini mempunyai sahabat spritualis kawakan.Suatu hari temen saya ini dikasih gambar kaya’ huruf2 cina gitu deh. Dia sendiri bingung, buat apa nich?tanya temen saya. sahabatnya itu menjawab: sudah, pokoke terima saja, nanti kalu kamu punya kantor sendiri pasang saja di depan pintu masuk, mudah2an ada manfaatnya.
    Nahh suatu saat, simbol tersebut dipasang di profil fesbuknya.Suatu hari bocah indigo kembar dari jateng mengkomentarinya”wah energinya luar biasa pak”…

    • Wuah, bagus banget itu mas. Gambarnya boleh di-copy ngga mas… Mau tak uji pakai kulkas. Kalau bagus ya ditaruh di dompet. :)

    • m4stono says:

      wah kalau sudah menjurus ke huruf keknya lebih ke persepsi dan juga afirmasi energi, kan gini mengapa kok arab, jawa, cina dan jepang punya rajahan sendiri2, harusnya kalau bervibrasi dgn alam langsung ya simbol2nya bersifat universal tanpa tendensi jenis huruf piktograf maupun alfabet, tapi ya itulah kehebatan manusia bisa mengafirmasi atau merekayasa energi dari dalam diri ditransfer ke sebuah media benda jan2e yo gur tranafer ilusi persepsi dan imajinasi…hihihi :mrgreen:

    • Sepertinya bukan huruf Kang. Mungkin semacam simbol yang dilihat oleh teman mas Ngabehi itu. Simbol itu bisa saja didapat oleh sang ascending master setelah topo broto selama 40 hari. Kalau Nabi setelah kontemplasi dapetnya wahyu dan ayat, kalau master itu dapetnya simbol. Kalau India lain lagi, dapetnya puisi, lagu dan bunyi AOM/AUM. Kalau Kejawen mungkin dapetnya serat dan falsafah “aku iki dudu sopo-sopo”. :)

      Jan-jane yo podo wae Kang, gur permainan imajinasi dan persepsi.. hihi.. :mrgreen:

      • sikapsamin says:

        Apa mungkin yang dimaksud dengan ‘Rajah Kalacakra’…barangkali ya?
        Tapi saya pribadi paling senang dg gambar2 isi alam-semesta hasil dari telescope Huble atau Messier. Banyak sekali saya save. Tapi ya nggak tahu apa ada energinya…
        Saya biasa Awang-Uwung kok.

      • Bagus itu mas. Dibuat spanduk ukuran plafon, terus dipandangi sambil liyer-liyer. Nanti kan serasa lagi astral travelling dan naik di atas teleskop Hubble. :lol:

  12. Sumégó says:

    Sewaktu baca judul yang ada dibenak saya kok langsung inget lukisan, dan belum terpikir sama sekali bahasannya akan seperti Mas Lambang tulis…bagi seorang pelukis dikala lukisannya disukai dan dibeli, secara materi sipelukis mungkin akan sangat merasakan energi positifnya, yaitu berupa cash money….# wah bakalan balik bahas bisnis lg kayaknya# Begitu juga pembeli…#nyambung nggak ya…%$^

    • Bener itu mas. Para pelukis (apalagi yang spiritualis) lebih banyak menuangkan enerjinya pada lukisannya. Mangkanya ada cerita lukisan yang memiliki enerji tinggi. Selain itu ternyata reproduksi sama sekali tidak mempengaruhi kualitas enerji aslinya, bahkan bisa diperbesar.
      Sepertinya nanti bisa diuji coba dengan Orgonite buatan saya, yang dibuat dengan penuh enerji dan cinta kasih demi membersihkan kembali bumi ini. *halah, promosi*

    • Sumégó says:

      “Dibuat dengan penuh enerji dan cinta kasih demi membersihkan kembali bumi ini…” mantep setuju…sampek merinding bacanya…,*promosi lagi*

    • Sebetulnya dengan menawarkan Orgonite ini kita mengajak semua teman, sahabat, saudara, tetangga dan semua umat agar berpartisipasi untuk menyelamatkan bumi ini dari kerusakan global.

  13. Filar Biru says:

    Benar gambar bisa membuat kita terjun dalam khayal

  14. Beritaku says:

    numpang ninggalin jejak gan… wkwkwk :cool:

  15. ngabehi says:

    Mangga mas Lambang rawuh wonten gubuk kula.
    http://ngajitauhid.wordpress.com

  16. wah kalau gambar porno gmn dong?

  17. Numpang lewat gan.. Mslh gambar ato suara apapun berenerigi itu tergantug yg mlihat dan mendengar. Tinggal otak org itu yg merespon. Contoh sdrhana:anda lihat sbgaian aurot cwk dr dpn mupun blakang.. Anda mrespon.. Bokongya waduuh.. Mendah anunya.. Krn otak anda merespon..Dan anda pegang pistol..Wah..Ndongkrak.. Anda liat fotonya krn mrespon..Jg ndongkrak,.Palagi roh giados wahh kmocor. Brart normal… Kl mslh suara kl direspon jg bs.. Tinggal otak manusianya..Contoh.:org yg dlm otaknya suka burung ,kl dngr burung dia seneng dan tentrm. Tp jg ada yg benci krn negativ jadi brisik. Kl dlm otak nya trisi memori gamelan ,denger gending manggut2 bs smpe kesurupan. Lha kl ane plg negativ denger ttanggaku tengkar wah alergi.. Plagi dtmbh suara piring gelas terbang malah mumet. Al khasil… Tinggal manusianya..Di otak nya memori apa?? Palagi “AKU” liat gambar 100 ribuan matane ijo. Aku yg bc lho pokmu

    • Lambang MH says:

      Banyak bedanya gan pengertian enerji yang saya maksudkan dengan imajinasi yang anda maksudkan. Aurat, suara burung, gending dll itu diresponse otak kita sehingga menimbulkan ilusi dan imajinasi baru. Sedangkan enerji pada gambar yang saya ceritakan ini bersifat tetap, tidak terpengaruh dengan ilusi dan imajinasi, baik di-indera maupun tidak.

  18. tomy says:

    ajarin buat orgonit Mas, saya agak males gogling, les privat saja via email gituh

  19. sikapsamin says:

    @mas Lambang,

    Dg kata-kunci ‘orgonite’…saya googling, terus saya ambil/save berbagai images-nya.
    Kira2 gambar-orgonite dibanding orgonite beneran, perbandingan energi-positivenya gimana, mas?…*golèk gampang tur murah* -kéré mode on – hi hi hi

  20. Lambang says:

    Sepertinya bisa juga mas. Coba download terus di-print. Masukkan kantong plastik dan letakkan di bawah gelas dalam freezer. Lalu bandingkan lagi dengan yang ngga pakai gambar. Jangan dimasukkan barengan. Amati perbedaan pola bentukan es yang timbul. Kalau ada perbedaan berarti memang ada enerjinya.

    *Hihi… gratis koq pingin selamet*

  21. Waaah mantab infonya,, keren

  22. sikapsamin says:

    Ada posting tentang Orgonite, yang mengeluarkan Energi-Positip (berarti) MENETRALISIR/MENYINGKIRKAN ENERGI-NEGATIP…

    Ada posting tentang Gambar yang menghasilkan Energi-Positip (berarti) MENETRALISIR/MENYINGKIRKAN ENERGI-NEGATIP…

    Konon kedua jenis ‘komoditi’ tsb diatas sdh menyebar/diproduksi oleh berbagai blogger…

    Yang saya HHHUUUEEERRRAAANNN…kok yang punya blog/rumah IKUT MENGHILANG/MENYINGKIR…?!?
    Jan-jané apa energinya jenis negatip to…?!?

  23. kusosi says:

    bagus sekali mas artikelnya. boleh copas nggak?

  24. sowo kembang says:

    Menurut sy sih apa yg di sanpaikan ki herlambang btl juga , sy percy itu ..dan itu baik… yg terpenting manfaatnya.. krn yg bs membuat semua mjd baik itu diawali dr pemahaman, trus di masukkan ke hati… baik gambar batu lah, musik lah, apapun itu adalah sarana bagi manusia untuk dimanfaatkan sesuai keinginan…. semua dah tersedia kok di bumi ini… tinggal kita mo memanfaatkannya gmn… mau surga ato neraka dah ada di dunia, bahkan pada diri kita…

  25. Lambang MH says:

    @Kusosi: SIlahkan kopas.. jangan lupa menyebutkan sumbernya di sini.

    @Sowo Kembang: Wkwk nama saya Lambang ki, bukan herlambang.

  26. santi says:

    perlu di bookmark ini artikel
    its so urgen tuk dibaca

  27. bagus ya artikel nya isi nya menarik banget.. bener keren,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 40 other followers

%d bloggers like this: