Menciptakan Dunia Pribadi

29 September 2009

Sudah beberapa hari belakangan ini Ngatemi setiap habis maghrib selalu merenung di sudut teras. Sengaja saya tidak pernah menanyakan apa masalah yang sedang mengganggu pikirannya. Ada rasa ngga enak untuk menegornya karena barangkali dia ingin menikmati kesendiriannya merenung entah tentang masa depannya atau tentang perjalanan hidupnya yang lalu.

Tapi saya agak terkejut ketika dia beranjak ke arah saya dan mengatakan, “Kangmas, saya pingin balik ke Jogja. Saya enda betah tinggal di Jakarta ini.” Dengan agak berhati-hati saya bertanya balik ke Ngatemi, “Memangnya kenapa koq enda betah di Jakarta sini diajeng?”

Artikel selengkapnya ada di sini:
Menciptakan Dunia Pribadi


Sabar Terhadap Gangguan

13 September 2009

Kadang-kadang sebagian manusia diganggu oleh manusia lain dengan cara dijauhi, disepelekan dan dihina. Jika engkau diuji dengan hal yang demikian, maka hendaknya kau bersabar dan meninggalkan pembalasan dengan kebersihan hati dari dengki dan bisikan jelek.

.

Artikel selengkapnya ada di sini:
Sabar Terhadap Gangguan


%d bloggers like this: